Skip to main content

Transit #Part 3

 

 


 

Pukul 20.00 sampai juga di terminal Caringin, perjalanan  5 jam di kendaraan terasa sangat melelahkan, sembari menunggu ojek online yang aku pesan, aku memesan kopi disalah satu pojok terminal. Sembari mengeluarkan uang 5000 dari saku, kopi yang aku pesan segera diberikan kepadaku.

Sambil menghabiskan segelas kopi yang aku pesan beberapa menit lalu, sesekali aku  sempatkan melihat aplikasi ojek online di layar ponselku. Benar saja driver  sudah hampir sampai kurang dari 2 menit. Bergegas aku habiskan kopi, dan langsung menuju ojek pesananku. “Ibnu yaa…” Tanya bapak sopir ojek online. iya pak, jawabku. Aku perhatikan lagi, foto driver yang tertera di aplikasi ojol milikku dalam hatiku-kok beda yaa wajahnya. Melihat aku yang kebingungan, dengan foto yang berbeda diaplikasi, Bapak tukang ojol tanpa disuruh berbicara langsung  bilang “saya menggantikan anak saya, heheh” “itu foto anak saya” “Aman kok, tenang aja Aa”

Sebenarnya agak khawatir, tapi karena sudah capek dan lelah akhirnya aku naik saja keatas motor milik Bapak. Bagi aku yang tinggal di Belitung cuaca di Bandung malam itu cukup dingin. Cuacanya dingin yaa pak “Disini tiap malam seperti ini Aa” “Belum pernah ke Bandung?” pernah pak dulu, Cuma rombongan naik Bus. “Aslinya dari mana Aa” saya dari Belitung pak “Ohh Laskar pelangi itu yaa…” nah iya pak. Si Bapak Ojol memperlambat laju sepeda motornya, sambil menunjuk beberapa toko dan kompleks yang ada di sekitaran kota Bandung. Aku diam sejenak menikmati lalu lalangnya kota Bandung. Tiba-tiba dalam lamunanku aku membayangkan seharusnya aku bisa bertemu bersama Yola sebelum berangkat ke Bandung hari ini, namun naas jangankan bertemu, chat di Whats App ku juga masih centang satu.

“Udah sampai Aa, Hotel Sanny Rosa” ohhh iya pak, 30 ribu yaa pak, “Iya Aa” “Terima kasih Aa .. Jangan lupa Bintang lima yaa Aa”  aku bilang iya, tapi sebenarnya aku Cuma kasih bintang 3, soal alasanya kalian tahu lah.

Aku Bergegas menuju resepsionis, dan memberikan identitas diri, lalu aku diberikan kunci kamar no 27, kamarnya di lantai 2. Cekrek.. pintuku kamar aku buka, tas dan perlengkapan lain aku letakan diatas maeja. Aku sempatkan mencuci muka, sebelum akhirnya tertidur pulas..

Bersambung..

Comments

Popular posts from this blog

Listrik Statis

  Listrik statis adalah suatu fenomena kelistrikan yang sering terjadi di mana partikel bermuatan  berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Contohnya adalah saat kita menyisir rambut, tanpa terasa rambut akan terangkat mengikuti arah sisiran. Peristiwa ini ternyata merupakan fenomena listrik statis. Kita perlu tahu sebuah benda tersusun atas atom yang bermuatan. Muatan positif, muatan negatif dan netral. Muatan positif disebut proton (terletak di inti atom), Muatan negatif dinamakan elektron (terletak di kulit atom), Muatan netral dikenal neutron (berada di inti atom) Lantas apa saja contoh Listrik Statis dalam Kehidupan sehari-hari lainnya? Berikut uraiannya.  Listrik statis terjadi ketika terbentuknya petir saat hujan, Pada saat akan hujan, kumpulan awan membentuk awan besar yang mengandung air sehingga terjadi pergesekan antara awan satu dengan awan lainnya. Pergesekan ini mengakibatkan elektron bergerak bebas hingga membentuk gesekan muatan listrik yang turun d...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...