Skip to main content

Megapa Perlu Belajar Cara Belajar?

 

Mungkin diantara kita merasa gagal dalam belajar, mencoba memahami pelajaran tapi gak ngerti-ngerti. Aduhh pusing sekali, apakah (maaf) karena bodoh?!. Padahal tidak ada manusia yang bodoh. Kita sudah diciptakan dengan bentuk yang paling sempurna. Lalu apa yang salah?. Jawaban dari pertanyaan itu adalah salah satunya karena cara belajarnya yang salah. selama ini kebanyakan dari kita belajar hanya menggunkan cara menghafal tanpa memahami esensi dari pelajaran itu sendiri, akibatnya satu atu dua hari kita ingat sisanya kita menjadi orang yang lupa, kira-kira benar gak?.

Di jaman yang serba canggih ini ternyata skill atau kemampuan yang paling dibutuhkan adalah kemampuan memecahkan masalah (persoalan)—bahasa kerennya kemampuan “problem solving”. Nah kemampuan ini tidak bisa hanya didapatkan jika kita hanya belajar dengan cara menghapal. Saya masih ingat ketika SMA dulu saat praktikum Biologi. Saat praktikum kami diminta membelah styrofoam (gabus). styrofoam yang tampak dari luar berwarna putih, ternyata ketika dilihat menggunakan mikroskop styrofoam berwarna hitam, kata guru biologi saya waktu itu, itu terjadi karena styrofoam termasuk benda mati, sehingga selnya mati makanya berwarna hitam (selain tentu saja karena komponen penyusun kimianya yang menyebabkan warna tersebut).

Nah pelajaran tentang melihat struktur Styrofoam waktu itu begitu berkesan hingga sekarang, padahal sudah terjadi bertahun-tahun lamanya. Ternyata pengajaran langsung melakukan (learning by doing) begitu berkesan ketimbang menghapal.

Sekarang bagaimana cara yang belajar yang efektif selain menghapal, yang perlu dilakukan pertama adalah kenali potensi diri kita. Dengan mengenali diri akan lebih mudah mengenali strategi belajar apa yang cocok untuk diri kita. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memudahkan kita mengingat pelajaran yaitu :

1.       Menandai Bagian yang penting dalam catatan atau buku

2.       Membuat catatan kecil

3.       Membuat peta pikiran atau mind map

4.       Flash card atau membuat catatan-catan kecil dipotongan kertas

5.       Studi kasus atau mencari informasi bisa dilakukan dengan wawancara

6.       Brainstroming atau metode belajar dengan cara berdiskusi, tidak harus dalam situasi formal, diskusi biasa dengan temanpun juga bisa dilakukan.

Nah itu tadi 5 tips dan trik bagaimana belajar cara belajar yang efektif. Selamat Mencoba

Comments

Popular posts from this blog

Listrik Statis

  Listrik statis adalah suatu fenomena kelistrikan yang sering terjadi di mana partikel bermuatan  berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Contohnya adalah saat kita menyisir rambut, tanpa terasa rambut akan terangkat mengikuti arah sisiran. Peristiwa ini ternyata merupakan fenomena listrik statis. Kita perlu tahu sebuah benda tersusun atas atom yang bermuatan. Muatan positif, muatan negatif dan netral. Muatan positif disebut proton (terletak di inti atom), Muatan negatif dinamakan elektron (terletak di kulit atom), Muatan netral dikenal neutron (berada di inti atom) Lantas apa saja contoh Listrik Statis dalam Kehidupan sehari-hari lainnya? Berikut uraiannya.  Listrik statis terjadi ketika terbentuknya petir saat hujan, Pada saat akan hujan, kumpulan awan membentuk awan besar yang mengandung air sehingga terjadi pergesekan antara awan satu dengan awan lainnya. Pergesekan ini mengakibatkan elektron bergerak bebas hingga membentuk gesekan muatan listrik yang turun d...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...