Skip to main content

Wirausahwan Muda Dari Progam Kewirausahaan Sekolah

 

Salah Satu Produk Siswa Hasil Program Kewirausahaan


Beberapa waktu yang lalu sekolah kami mendapakan Bantuan Pemerintah (Banper) untuk program kewirausahaan. Kegiatan tersebut sangat menarik karena dirancang melalui berbagai step kewirausahaan yang harus di lalui atau dilaksanakan.

Sekolah sebagai "kampus" untuk siswa memang sangat perlu untuk memfasilitasi karya-karya siswa. Saya sering melihat hasil kerajinan siswa pada mata pelajaran kesenian atau prakarya. Namun sangat disayangkan produk hasil karya siswa tidak sampai pada tahap industri atau sampai dijual.Padahal jika dilakukan pengemasan yang bagus "packaging" yang bagus saya kira produk hasil karya siswa tidak kalah bersaing dengan UMKM yang ada di Belitung.

Sejak awal saya ditugaskan untuk membackup pekerjaan Pak Sudiyono (Wakil Bidang Kurikulum) untuk melaksanakan program ini. Pak Sudiyono merupakan orang yang diberi tanggung jawab untuk melaksanakan program kewirausahaan di SMA Negeri 1 Sijuk, karena beliau yang membuat MoU dan ikut pelatihan penyususnan RAB di Bogor beberapa waktu yang lalu.

Baru sekitar 40% program berjalan, tiba-tiba beliau harus pindah tugas ke sekolah lain untuk menjadi Kepala Sekolah dan akhirnya saya yang selama ini jadi asisten beliau menjadi penanggung jawab kegiatan. Cukup berat bagi saya yang baru menjadi guru, apalgi banyak guru-guru senior yang harus dilibatkan.
Kunjungan ke Dunia Industri (UKM Durio)

Tahap demi tahap program kewirausahaan ini berjalan, mulai dari sosialisai kepada warga sekolah, In House Training (IHT), motivasi dari wirausaha, kunjungan keduania usaha, pembuatan prototype, pembuatan produk masal dan pameran.


Penyampaian Materi Dinas Koperasi dan UMKM
 
Setelah mengikuti serangkaian tahapan dalam program kewirausahaan, tiba saatnya melaksanakan kegiatan pameran. Pameran kewirausahaan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2019. Bertepatan dengan hari guru, acara hari itu cukup ramai. Peserta undangan juga cukup banyak yang hadir, mulai dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SD/SMP/SMK yang berada di kecamatan sijuk dan masih banyak lagi.

Dari Program kewirausahaan murid banyak belajar tentang seluk beluk kewirausahaan, mulai dari tahap perencanaan, produksi, hingga pemasaran.

Pameran Kewirausahaan

Salah Satu Produk Siswa





Comments

Popular posts from this blog

Game Angry Bird Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Praktikum Gerak Parabola

Oleh : Virandy Putra Pembelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Bahkan Fisika merupakan pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lainnya, sehingga banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu   yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi terutama pada jurusan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Kondisi yang sama juga dialami para siswa ditempat saya mengajar yaitu di SMA Negeri 1 Sijuk. Pembelajaran fisika kurang menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi tersebut saya sebagai guru berinisiatif untuk membuat pelajaran lebih menarik dengan memanfaatkan game Angry Bird sebagai perangkat kegiatan praktikum khususnya pada konsep gerak benda. Dengan memanfaatkan game Angry Bird diharapkan siswa lebih bersemangat dalam mempelajari fisika dan te...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...