Skip to main content

Ikut Simposium Nasional Untuk Guru IPA, Hingga Hasil Penelitian Masuk Prosiding

Foto Bersama Bu Jantimala (Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpandan) sebagai pembicara di acara talkshow

Pagi itu buru-buru sekali, tepat tanggal 25 November 2019 bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional. sejak pagi hari sudah disibukan dengan persiapan upacara bendera di sekolah. Kebetulan peringatan hari guru tahun ini, petugas upacara adalah guru-guru yang mengajar di SMA Negeri 1 Sijuk.

Saya kebagian menjadi petugas pemimpin pasukan kelas XII, selepas uapacara ada acara potong tumpeng dan dilanjutkan persiapan bazzar (pameran Kewirausahaan). Tidak terasa sudah pukul 09.00 dan saya pun harus segera meninggalkan sekolah dan bertolak menuju bandara Hananjoedin Tanjungpandan. Pesawatku pukul 11.30 berangkat menuju Jakarta.

Bertepatan dengan peringatan hari guru, tanpa disangka-sangka "best practice" yang aku upload di website PPPPTK IPA beberapa waktu yang lalu, diterima untuk dipresentasikan di Simposium Nasional Guru IPA tahun 2019. Beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan saya sudah persiapan bahan publikasi, presentasi makalah dan sebagainya. Intinya semua harus berjalan lancar, karena ini adalah acara besar dan pertama kali ikut kegiatan tersebut.

Salah Satu Sudut Bandara Soekarno Hatta


Pukul 13.00 siang saya sudah berada di Jakarta, baru saja tadi bangun pagi-pagi untuk upacara bendera, sekarang sudah di Jakarta. Dari Bandara Soekarno Hatta saya harus menuju Hotel Mercure Jakarta Batavia, lokasi hotel ini terletak di sekitaran Kota Tua Jakarta.

Salah satu sudut ruang makan hotel (makan sepuasnya, hehe)


Sekitar pukul 14.00 saya tiba di Hotel dan langsung melakukan registrasi, lalu bertemu dengan Pak Exsaris Yanuar salah satu peserta Simposium yang berasal dari Padang Sumatera Barat. Saya kebetulan satu kamar dengan beliau. Beliau adalah guru SD yang keren banget, udah sering ikut kegiatan seperti ini--menurut cerita beliau.

Sore setelah Ashar acara soft opening acara di buka oleh Kepala PPPPTK IPA, lalu dilanjutkan kegiatan talkshow, hingga larut malam penyampaian hasil penelitian dari Widyaiswara PPPPTK. Kesokan harinya (hari kedua) kegiatan dilajutkan dengan Grand opening kegiatan simposium, Demo Sains dan dilanjutkan dengan bincang-bincang dengan Kepala Direktorat Pembina SMA.


Demo Sains oleh Murid SD dan SMP
 
Orkestra Oleh murid-murid SMK

Setelah acara Grand Opening selesai, siang harinya kami mulai melaksanakan presentasi. Ternyata dari 40 panelis, tidak semua bisa ikut presentasi :(. Agak sedikit kecewa sebenarnya, tapi ini sudah keputusan dari panitia. Acara tetap dilajutkan, saya dan beberapa peserta lain cukup aktif dalam menyimak presetasi panelis.

Hari Ketiga presentasi dilajutkan, namun di akhir acara ternyata ada 5 orang peserta yang masuk dalam daftar tambah presentasi, dan beruntungnya saya menjadi salah satu pembicara tambahan. Persiapan yang yang kurang matang, menjadi pembiacara dan gelagapan, menjadi sasaran empuk peserta lain dalam bertanya. Sebagian ada pertanyaan yang memojokan, sebagian lagi ada yang sangat keras mempertahankan argumennya dan masih banyak lagi.

Sesi Berbicara di Forum saat jadi Panelis
Meskipun terbata-bata akhirnya bisa juga menyelesaikan presentasi, meski banyak kekurangan karena kurangnya persiapan. Tapi akhirnya selesai dan lega juga. Setelah jadi panelis, seluruh peserta mengunggah lagi paper nya untuk dimasukan ke prosiding, dan beruntungnya awal April 2020. Paper yang saya buat masuk kedalam prosiding :) sebuah pencapaian yg cukup "keren" untuk saya yang baru 3 tahun mengajar dan 1 tahun menjadi PNS. :)

Menyempatkan diri ke Kota Tua

Para peserta sekaligu penguji hehe

Bersama Pak Exsaris Yanuar


Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Game Angry Bird Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Praktikum Gerak Parabola

Oleh : Virandy Putra Pembelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Bahkan Fisika merupakan pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lainnya, sehingga banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu   yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi terutama pada jurusan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Kondisi yang sama juga dialami para siswa ditempat saya mengajar yaitu di SMA Negeri 1 Sijuk. Pembelajaran fisika kurang menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi tersebut saya sebagai guru berinisiatif untuk membuat pelajaran lebih menarik dengan memanfaatkan game Angry Bird sebagai perangkat kegiatan praktikum khususnya pada konsep gerak benda. Dengan memanfaatkan game Angry Bird diharapkan siswa lebih bersemangat dalam mempelajari fisika dan te...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...