Skip to main content

Posts

Temu Pendidik Nusantara #CatatanPerjalanan Part 1

Siang itu cuaca cukup panas Jumat 13 oktober 2017, sekitar pukul 11.00 aku berangkat dari rumah menuju Bandara Hanandjoedin Tanjungpandan. Tujuan ku kali ini adalah untuk mengikuti acara Temu Pendidik Nusantara 2017 #TPN2017 yang diadakan di Pasar Minggu Jakarta Selatan. Temu Pendidik Nusantara merupakan ajang tahunan dari komunitas guru belajar yang ada didaerah. Aku sendiri diundang untuk menjadi pembicara dan juga sebagai peserta diacara tersebut, suatu pengalaman baru tentunya bertemu dengan guru-guru diberbagai daerah.  Meski sempat ada  masalah dalam proses keberangkatan menuju bandara, dikarenakan kondisi cuaca yang tiba-tiba hujan. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk pulang dulu kerumah. Hingga Ba'da Sholat Jumat, masih juga belum ada tanda-tanda hujan mau reda. Akhirnya akupun "nekat" untuk menerobos hujan dan berangkat menggunakan jas hujan. Pukul 13.00 Check in dan akhirnya pukul 13.30 aku pun bertolak menuju Jakarta. Perjalan udara 50 menit perjalan...

Sejarah Timah Bagian Kedua : Mystifikasi Asia dan Usaha Halus Belanda

Timah merupakan logam yang khas, menurut catatan ‘s Gravenhage Martinus Nijhoof (1927) sejak zaman dahulu timah selalu diperlukan sebagai bahan dasar ataupun campuran logam lain yang dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah produk. Produk hasil olahan timah salah satunya diperlukan untuk keperluan rumah tangga misalnya untuk pembuatan cangkir, piring maupun panci. Meskipun timah bukan termasuk logam mulia seperti emas dan perak, namun timah selalu mendapatkan tempat diantara logam-logam lain. Dalam tulisannya ‘s Gravenhage Martinus Nijhoof (1927) sampai menyatakan bahwa timah begitu berperan dalam kehidupan material manusia sehingga ketiadaanya akan sama dengan kehilangan garam dapur. Peta Lokasi Tambang Timah di Belitung Dibeberapa tempat di dunia sebenarnya sudah lebih dulu ditemukan bijih timah, seperti di   kepulauan Scilly , bijih timah dinamakan “katseh”, yang dalam bahasa Yunani berarti “akhir”. Menurut Plinius (s’ Gravenhage Martinus Nijhoof, 1927) bangsa A...

Sejarah Penambangan Timah di Pulau Belitung (1852-1927)

Hingga tahun 2010 penambangan timah di Pulau Belitung mencapai puncak kejayaannya lalu mulai menurun sejak tahun 2011 dan kini (2016) mungkin tinggal "sejarahnya" saja, pesona bijih timah seakan mulai pudar. Dari tambang yang sifatnya kolonial (sebelum kemerdekaan), berlanjut kepertambangan milik pemerintah dibawah maskapai PT. Timah (era orde baru) hingga di era tahun 90-an mulai muncul istilah untuk tambang rakyat atau Tambang Inkonvensional (TI)-istilah dalam bahasa setempat.  Menjadi suatu hal yang menarik untuk dibahas, jika beranjak dari sejarah awal mula penambangan timah di pulau Belitung hingga ke pertambangan rakyat. Tulisan berikut akan menceritakan dan sedikit menjelaskan mengenai sejarah penambangan timah di pulau Belitung dari masa ke masa (harapannya). Pada bagian awal penulis akan mencoba menjelaskan (lebih tepatnya menceritakan) bagaimana awal ekplorasi tambang timah di Belitung yaitu sekitar tahun 1852-1957 M berdasarkan dokumen (buku) karya ‘s Grav...