Skip to main content

Indonesia Darurat Sampah Plastik



Indonesiabaik.id - Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah maupun laut. Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami.

Untuk pencemaran di laut, Indonesia merupakan penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia. Penelitian dari UC Davis dan Universitas Hasanuddin yang dilakukan di pasar Paotere Makassar menunjukkan 23% sampel ikan yang diambil memiliki kandungan plastik di perutnya.

Jika diolah dengan baik, sampah plastik daur ulang dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp 16.379.472 per bulan dari produksi 48 ton sampah plastik.

Pemerintah pusat maupun daerah melakukan berbagai upaya untuk dapat mengurangi dampak negatif sampah plastik. Seperti yang dilakukan di Bali, tepatnya Kabupaten Badung, disana dilakukan pengelohan sampah menjadi Bahan Makar Minyak (BBM). Begitu juga kota Surabaya, diluncurkan Suroboyo Bus, untuk tiketnya dapat diperoleh dengan menukarkan sampah plastik.

Pertanyaan :

  1. Mengapa sampah plastik menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan ?
  2. Apa bahaya mikro plastik dalam kandungan daging ikan ?
  3. Coba jelaskan bagaimana upaya menanggulangi masalah plastik di lingkungan sekolah kita ?
Silahkahan tulis jawaban dikolom komentar dibawah, dengan menuliskan jawaban secara langsung dan menuliskan nama serta kelas.

Comments

  1. 1.)Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable).

    2.)Partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan, mengganggu proses-proses pencerna- an atau menghalangi proses penyerapan dan dapat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia.

    3.)-Kegiatan jumat bersih
    -Tidak membeli makanan yang berbungkus plastik

    ReplyDelete
  2. Jawaban
    01.Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami.

    02. Memicu penyakit yang berbahaya seperti :Gangguan pada sistem saraf.
    Gangguan pada pendengaran.
    Kanker.
    Penurunan fungsi sistem imun.
    Gangguan pada sistem reproduksi

    03.Untuk menguranginya, bukan hanya siswa, semua orang di sekolah juga perlu membiasakan diri untuk upaya tersebut.
    Membiasakan Bawa Alat Makan Sendiri. ...
    Membiasakan untuk tidak Membeli Makanan dengan Kemasan Plastik. ...
    Menyediakan Stasiun Isi Ulang Air Minum. ...
    4. Beralih Menggunakan Pensil Kayu. ...
    Membuat Bank Sampah Plastik.

    ReplyDelete
  3. 1) karena bukan berasal dari senyawa biologis -plastik memiliki sifat sulit terdegerasi (non biodegradable)

    2.) dikarenakan melimpah nya sampah plastik yang berada di laut akan terdegerasi menjadi partikel(mikro plastik) dimana partikel yang lebih kecil ini masuk ke dalam tubuh ikan proses rantai makanan

    3)-kegiatan Jumat bersih
    -stasiun air isi ulang untuk minum
    -buat komunitas atau grub peduli lingkungan
    -tidak membeli makanan berbungkus plastik
    -lomba memanfaatkan sampah plastik

    ReplyDelete
  4. 1.karena bukan berasal dari senyawa biologis plastik memiliki sifat terdegradasi (non-biodegradable)
    2.partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan mengganggu proses pencernaan atau menghalangi proses penyerapan dan dpat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia
    3.1.kegiatan jumat bersih
    2.tidak membeli makanan berbungkus plastik

    ReplyDelete
  5. 1.karena bisa menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah ,kantong plastik yang sukar terurai mempunyai umur panjang ,dan ringan jadi mudah di terbangkan anggin hingga ke laut seklipun
    2.partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan,mengganggu proses² pencernaan atau menghalangi proses penyerapan dan dapat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia
    3.-kegiatan Jumat bersih
    -stasiun air isi ulang untuk minum
    -beralih ke pensil kayu atau bolpoin stainless
    -buat komunitas atau grup peduli lingkungan
    -memanfaatkan sampah plastik

    ReplyDelete
  6. 1.Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi
    2.Partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan

    3.Kegiatan Jumat Bersih. ...
    Stasiun Air Isi Ulang untuk Minum. ...
    Beralih ke Pensil Kayu atau Bolpoin Stainless. ...
    Buat Komunitas atau Grup Peduli Lingkungan. ...
    Lomba Memanfaatkan Sampah Plastik. ...
    Tidak Membeli Makanan Berbungkus Plastik. ...
    Menolak Sedotan dan Gelas Plastik dari Kantin.

    ReplyDelete
  7. 1.Sampah plastik menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable).

    2. Bahaya mikro plastik dalam kandungan daging ikan adalah partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan atau menghalangi proses penyerapan dan dapat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia.

    3. Upaya penanggulangan masalah plastik di lingkungan sekolah kita adalah :
    - Kegiatan Jum'at bersih
    - Lomba memanfaatkan sampah plastik.
    - Tidak membeli makanan berbungkus plastik.
    - Stasiun air isi ulang untuk

    ReplyDelete
  8. Candrika pratama X4
    1.karena bisa menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah ,kantong plastik yang sukar terurai mempunyai umur panjang ,dan ringan jadi mudah di terbangkan anggin hingga ke laut seklipun

    2.partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan,mengganggu proses² pencernaan atau menghalangi proses penyerapan dan dapat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia

    3.-kegiatan Jumat bersih
    -stasiun air isi ulang untuk minum
    -beralih ke pensil kayu atau bolpoin stainless
    -buat komunitas atau grup peduli lingkungan
    -memanfaatkan sampah plastik

    ReplyDelete
  9. Pada saat saya mendekatkan tangan ke layar tv yang baru saja dimatikan, maka rambut halus pada tangan akan ikut berdiri

    ReplyDelete
  10. 1.Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable)

    2.Partikel plastik yang terakumulasi banyak dalam tubuh ikan dapat menghambat saluran pencernaan ikan mengganggu proses-proses pencerna- an atau menghalangi proses penyerapan dan dapat memfasilitasi transportasi kontaminasi kimia

    3.-Membiasakan Bawa Alat Makan Sendiri
    -kegiatan jumat bersih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Game Angry Bird Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Praktikum Gerak Parabola

Oleh : Virandy Putra Pembelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Bahkan Fisika merupakan pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lainnya, sehingga banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu   yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi terutama pada jurusan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Kondisi yang sama juga dialami para siswa ditempat saya mengajar yaitu di SMA Negeri 1 Sijuk. Pembelajaran fisika kurang menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi tersebut saya sebagai guru berinisiatif untuk membuat pelajaran lebih menarik dengan memanfaatkan game Angry Bird sebagai perangkat kegiatan praktikum khususnya pada konsep gerak benda. Dengan memanfaatkan game Angry Bird diharapkan siswa lebih bersemangat dalam mempelajari fisika dan te...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...