Skip to main content

PENGEMBANGAN KIT PRAKTIKUM LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA


*Oleh : Virandy Putra
 
AWAL
Kemampuan literasi sains merupakan hal fundamental yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi era global untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup dalam berbagai situasi. Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mengidentifikasi pertanyaan ilmiah dan mengambil simpulan berdasarkan fakta serta memahami karakteristik sains.
Fisika merupakan salah satu bagian dari sains yang mempelajari hubungan antara perilaku dan struktur benda yang dituangkan kedalam sebuah teori atau hukum fisika. Pembelajaran fisika seharusnya lebih ditekankan pada proses berpikir kritis untuk mengarahakan siswa ke arah literasi sains.
Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Sijuk kurang diminati siswa, hal ini dikarenakan pembelajaran fisika yang hanya terjadi satu arah dari guru tanpa melibatkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu penyebab pembelajaran hanya terjadi satu arah yaitu karena kurang ketersediaan peralatan praktikum yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Salah satu kit praktikum fisika yang tidak tersedia adalah kit praktikum Hukum Ohm yang digunakan untuk menjelaskan konsep listrik dinamis. Melihat kondisi tersebut, perlu dibuat dan dikembangkan Kit Praktikum Hukum Ohm yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep fisika sehingga literasi sains dapat tercapai khususnya pada mata pelajaran fisika.

TANTANGAN
Tantangan yang dihadapi adalah rendahnya motivasi belajar siswa dan siswi di SMA Ngeri 1 Sijuk khusunya pada mata pelajaran fisika hal ini dikarenakan pembelajaran yang bersifat monoton yang hanya terjadi satu arah dari guru ke siswa. Pembelajaran yang bersifat monoton terjadi karena kurang ketersediaan peralatan penunjang proses pembelajaran sehingga metode pembelajaran yang digunakan lebih banyak menggunakan metode ceramah. 

AKSI
Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan suatu pengembangan alat praktikum yang dalam prosesnya terdiri dari langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (a) Rancangan Alat yang terdiri dari kegiatan Menelaah SK (Standar Kompetensi) dan KD (Kompetensi Dasar), Mengumpulkan materi dan Membuat rancangan (b) Pembuatan Alat yang terdiri dari kegiatan mengumpulkan alat dan bahan, membuat alat dan Lembar Kerja Siswa (c) Penilaian alat yang terdiri dari kegiatan pengujian alat, Penilaian alat dan Revisi alat (d) Uji coba alat yang terdiri dari kegiatan pembelajaran dan penilaian respon siswa.

 
 Gambar 1. Kegiatan Pembelajaran Menggunakan KIT Praktikum LIstrik DInamis

 

PERUBAHAN
Perubahan yang terjadi setelah menggunkan alat yaitu pengembangan Kit Praktikum Hukum Ohm setelah dinilai oleh tim ahli terkategori Baik pada Aspek Isi dan Aspek Teknis. Pemahaman konsep Fisika pada materi listrik dinamis berdasarkan hasil pretest dan postest mengalami kenaikan sebesar 18,4 %. Respon siswa terhadap Kit Praktikum berdasarkan hasil angket pada Aspek Isi dinilai Sangat Baik dan Aspek Teknis dinilai Baik. Perubahan pembelajaran yang terjadi yaitu siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran karena dilibatkan langsung dalam proses pembelajaran. Literasi sains juga terujud berdasarkan pemahaman dan kecakapan ilmiah yang diamati dari proses pembelajaran.

Comments

Popular posts from this blog

Game Angry Bird Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Praktikum Gerak Parabola

Oleh : Virandy Putra Pembelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Bahkan Fisika merupakan pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lainnya, sehingga banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu   yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi terutama pada jurusan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Kondisi yang sama juga dialami para siswa ditempat saya mengajar yaitu di SMA Negeri 1 Sijuk. Pembelajaran fisika kurang menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi tersebut saya sebagai guru berinisiatif untuk membuat pelajaran lebih menarik dengan memanfaatkan game Angry Bird sebagai perangkat kegiatan praktikum khususnya pada konsep gerak benda. Dengan memanfaatkan game Angry Bird diharapkan siswa lebih bersemangat dalam mempelajari fisika dan te...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...