Skip to main content

Membangun Karakter Peduli Lingkungan Warga Belajar Melalui Gerakan Menanam 1000 Pohon

Oleh : Virandy Putra

Lingkungan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan organisme dalam melangsungkan kehidupannya. Dengan kata lain lingkungan hidup merupakan komponen yang berada disekitar individu yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan individu yang bersangkutan.

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya baik lingkungan alam maupun sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum dan menjaga kesehatan semuanya memerlukan lingkungan. Berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia, serta makhluk hidup lainnya.

Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang berakal budi dan mampu mengubah wajah dunia dari pola kehidupan yang sederhana sampai kebentuk kehidupan yang modern seperti sekarang ini. Namun disisi lain, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia memberi dampak buruk terhadap kelangsungan hidup manusia.

Kondisi lingkungan hidup sekarang ini sudah sangat memprihatinkan, banyak ancaman serius terhadap masa depan manusia mulai dari perubahan iklim serta lenyapnya lapisan ozon. Kerusakan lingkungan hidup juga terjadi di Kabupaten Belitung. Kegiatan penambangan dan pembukaan lahan secara besar-besaran merupakan salah satu penyebab rusaknya lingkungan hidup yang terjadi di Kabupaten Belitung.

Pusat kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) merupakan suatu wadah dimana seluruh kegiatan masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan / keahlian. PKBM sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat atau Community Based Education dengan harapan dapat dijadikan pijakan dan titik permulaan bagi semua komponen pembangunan. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran geografi, warga belajar diberikan suatu proyek yang berkaitan dengan penanaman karakter peduli terhadap lingkungan. Melalui kegiatan gerakan menanam 1000 pohon warga belajar diminta untuk melakukan penanaman pohon di daerah atau lahan kritis, kemudian warga belajar diminta untuk mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto serta diminta untuk memberikan opini dan pandangan terhadap manfaat pohon dan pentingnya menjaga lingkungan. Hasil yang diharapkan dari pembelajaran berbasis proyek ini adalah menumbuhkan karakter peduli lingkungan dari warga belajar dan warga belajar dapat berperan aktif menjadi bagian dari agen perbaikan lingkungan hidup khususnya di Kabupaten Belitung.

Pembelajaran berbasis proyek adalah suatu strategi pembelajaran yang menggunakan proyek dalam kegiatan pembelajaran. Peserta didik dalam hal ini warga belajar melakukan kegiatan eksplorasi terhadap proyek yang dilakukan. Proyek pembelajaran yang dilakukan di PKBM Bina Mandiri adalah menanam pohon dilahan kritis, proyek ini dilakukan sebagai implementasi dari tugas mata pelajaran Geografi.

Hasil yang dicapai pada pembelajaran berbasis proyek menanam pohon adalah terbentuknya karakter cinta lingkungan dari warga belajar terhadap lingkungan. Karakater cinta lingkungan dibuktikan dengan antusiasnya warga belajar terhadap pembelajaran berbasis proyek menanam pohon, selain itu opini dan pandangan warga belajar menjelaskan manfaat pohon bagi kehidupan dan kegiatan reboisasi atau sangat penting dilakukan.

Dampak implementasi strategi pembelajaran berbasis proyek bagi warga belajar yaitu terbentuknya karakter dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga dan merawat lingkungan untuk keberlangsungan hidup manusia untuk generasi sekarang maupun yang akan datang.

Dampak bagi lingkungan yaitu lahan-lahan kritis yang sudah gersang kembali hijau salah satunya dengan adanya penanaman pohon oleh warga belajar PKBM Bina Mandiri.

KENDALA DAN SOLUSI
Kendala yang dihadapi pada pembelajaran  berbasis proyek yaitu pohon yang ditaman hanya dari 1 jenis pohon saja, yaitu Akasia. Akan lebih baik lagi jika kegiatan penanaman pohon dilakukan dengan berbagai jenis pohon.

Perlu adanya kerja sama yang lebih luas baik antar sesama PKBM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun dengan Instansi lain yang memiliki komitmen yang sama terhadap lingkungan. Kerja sama penting dilakukan yaitu untuk melakukan kegiatan yang lebih luas dan tentunya dengan berbagai jenis pohon yang berbeda yang bisa ditanam dilokasi atau lahan kritis.

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Telah dilaksanakan pembelajaran berbasis proyek yaitu dengan menanam pohon dilahan kritis. Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari tugas mata pelajaran geografi. Hasil yang didapatkan dari kegaiatan pembalajaran berbasis proyek ini adalah terbentuknya karakter cinta lingkungan dari warga belajar di PKBM Bina Mandiri.

Rekomendasi dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek yaitu kegiatan menanam pohon dilahan kritis perlu dilakukan lagi sehingga karakter peduli lingkungan dapat tumbuh pada warga belajar dan tentunya untuk kualitas lingkungan hidup yang lebih baik.    

*Makalah ini disampaikan pada Lomba apresiasi GTK PAUD Dikmas Tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2018







Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Game Angry Bird Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Praktikum Gerak Parabola

Oleh : Virandy Putra Pembelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Bahkan Fisika merupakan pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lainnya, sehingga banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu   yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi terutama pada jurusan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Kondisi yang sama juga dialami para siswa ditempat saya mengajar yaitu di SMA Negeri 1 Sijuk. Pembelajaran fisika kurang menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi tersebut saya sebagai guru berinisiatif untuk membuat pelajaran lebih menarik dengan memanfaatkan game Angry Bird sebagai perangkat kegiatan praktikum khususnya pada konsep gerak benda. Dengan memanfaatkan game Angry Bird diharapkan siswa lebih bersemangat dalam mempelajari fisika dan te...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...