Skip to main content

Guru Belajar : Refleksi Hari Guru #Part 2




 















Pencapaian cita-cita guru, oleh dirinya sendiri dengan dukungan dari pemangku kepentingan lain dalam ekosistem pendidikan, hanya akan tercapai apabila ia memilih empat kunci : Kemerdekaan, Kompetensi, Kolaborasi dan karir (Najelaa Sihab, 2017).


Kemerdekaan ; berarti guru punya komitmen pada tujuan. Guru yang merdeka paham kenapa perlu mengajar suatu materi dan kaitannya dengan aplikasi sehari-hari. Guru merdeka itu mandiri, selalu bergantung pada dirinya untuk mengatasi tantangan, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan atau menyalahkan orang lain dan keadaan. Guru yang merdeka itu reflektif, berani meminta umpan balik secara aktif dan menilai diri sendiri dengan objektif. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi rasa berdaya guru adalah pengalamannya sebagai murid. Pengembangan kemerdekaan guru bukan sekedar soal mengubah kebijakan, tetapi soal perilaku harian yang muncul dalam diri kita. Guru yang merdeka memahami kewajiban, tetapi juga memiliki otonomi dan memilki otoritas dengan bijak.

Kompetensi ; guru bukan sekedar tahu tentang banyak hal dan bisa mengajar diatas kertas, tetapi mampu menunjukan aksi dan berinovasi. Guru yang kompeten berarti mampu beradaptasi karena kompetensi bukan berarti kata yang berdiri sendiri, harus didefenisikan berbeda untuk bidang apa, siapa muridnya dan dimana konteksnya. Guru tidak mungkin kompeten sendiri, guru sebagai individu hanyalah potensi, dan akan terujud menjadi kompetensi bila ditumbuhkan oleh ekosistem yang mendukung.

Kolaborasi ; pengalaman bekerja dan belajar bersama rekan sejawat adalah pengalaman yang tak ternilai dan lebih penting dari pada belajar dengan ahli. Kesempatan ini luar biasa berharga karena guru lain sejatinya adalah sumber belajar yang selalu tersedia dimanapun kita berada—guru lain adalah sumber inspirasi sekaligus bukti terhadap praktik baik yang sudah teruji. Guru yang berkolaborasi dengan guru lain menggunakan contoh nyata dari pengalaman praktiknya, keberhasilan dan kegagalannya memberikan konteks yang utuh kepada sesama guru. Guru yang belajar bersama guru lain berbagai alat dan sumber belajar-mengajar yang menjadi pendorong aplikasi, untuk menggunakan teknik yang dipelajari dikelas masing-masing.

Karier ; guru sebagaimana profesi apapun membutuhkan karier dengan penjenjangan dan pengembangan. Pengembangan karier guru diperlukan semua, bukan hanya guru dan cita-cita tertentu yang mengajukan diri sebagai pemimpin. Guru perlu mengembangkan diri sepanjang hayat. Uraian tentang empat kunci pengembangan guru : Kemerdekaan, kompetensi Kolaborasi dan karier, tentunya saling berhubungan. Benang merah utama diantara keempat hal tersebut adalah betapa proses pengembangan guru tidak bisa dibebankan pada kapasitas dirinya sendiri di saat ini.

Pada akhirnya, kualitas pendidikan ditentukan bukan oleh guru semata, tapi pengajaran yang didapatkan dari semua orang dewasa. Bukan sekadar pengajar yang baik yang dibutuhkan, tetapi pengajaran yang baik dari semua pemangku kepentingan pendidikan. Sebagian besar guru memilih profesinya karena yakin akan membuat perubahan, bekerja sampai malam, sudah tahu bahwa ini pekerjaan yang tidak akan menghasilkan uang banyak. Bagaimana mau membuat perubahan pendidikan, memberdayakan murid dan mencapai tujuan demokrasi jika guru yang menjadi kunci tidak berdaya untuk mengembangkan diri. Sudah terlalu lama kita yang didalam pendidikan mengalami kebingungan serta ketidakjelasan cara. Yakinlah, pengembangan guru, paradigma merdeka belajar dan perubahan pendidikan tidak menunggu siapa-siapa, kecuali kita yang belajar, bergerak dan bermakna.

Selamat hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke-72.

Tulisan sebelumnya Klik  Disini 

*Oleh Virandy Putra (Guru Honorer Fisika di salah satu Sekolah Menengah Atas)                 

Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Listrik Statis

  Listrik statis adalah suatu fenomena kelistrikan yang sering terjadi di mana partikel bermuatan  berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Contohnya adalah saat kita menyisir rambut, tanpa terasa rambut akan terangkat mengikuti arah sisiran. Peristiwa ini ternyata merupakan fenomena listrik statis. Kita perlu tahu sebuah benda tersusun atas atom yang bermuatan. Muatan positif, muatan negatif dan netral. Muatan positif disebut proton (terletak di inti atom), Muatan negatif dinamakan elektron (terletak di kulit atom), Muatan netral dikenal neutron (berada di inti atom) Lantas apa saja contoh Listrik Statis dalam Kehidupan sehari-hari lainnya? Berikut uraiannya.  Listrik statis terjadi ketika terbentuknya petir saat hujan, Pada saat akan hujan, kumpulan awan membentuk awan besar yang mengandung air sehingga terjadi pergesekan antara awan satu dengan awan lainnya. Pergesekan ini mengakibatkan elektron bergerak bebas hingga membentuk gesekan muatan listrik yang turun d...

Pendidikan Kesetaraan Berbasis Proyek : Ekoenzim untuk Kecakapan Hidup

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan non formal memiliki peranan yang sangat strategis dalam meyediakan akses pendidikan yang lebih inklusif dan kontekstual bagi masyarakat. Praktik pendidikan di program kesetaraan umumnya masih cendrung bersifat teoritis dan kurang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata murid dalam hal ini warga belajar. Kondisi tersebut berakibat pada rendahnya keterlibatan dan makna belajar itu sendiri, untuk itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan kecakapan hidup dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah organik menjadi masalah yang semakin aktual di negara kita. Sampah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayur masih belum termanfaatkan secara optimal sehingga pengolahannya baru sebatas dibuang atau dibakar. Aktivitas membuang  atau membakar sisa sampah organik berpotensi mencemari lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Kegiatan membua...

Antara Sisa Makanan, Kompos Tank dan Kandang Ayam

Satu tahun lalu, awal maret 2025 saya bersama keluarga (istri dan anak) memasuki babak baru kehidupan. Akhirnya kami pindah ke rumah yang baru selesai kami bangun, lokasinya bersebelahan dengan rumah mertua. Setelah beberapa tahun tinggal bersama mertua, Alhamdulillah akhirnya kami bisa memiliki rumah sendiri.  Sebagai keluarga yang baru pindah, kami seperti menemukan babak baru dalam kehidupan. Kami mulai belajar mengatur keuangan, cucian, masak sampai pada urusan pengelolaan sampah domestik rumah kami. Sejak awal saya dan istri berkomitmen untuk megolah sendiri sisa sampah dapur kami. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, sayur dan lain-lain) dengan sampah non-organik seperti plastik kemasan, keresek dan botol. Setiap hari kami pisahkan agar lebih mudah dalam mengolahnya. Seingatku diawal kami pindah rumah, seringkali kami memasak melebihi kebutuhan keluarga, hal ini berakibat pada sisa makanan yang menumpuk dan terpakasa harus kami...